Peduli Korban Banjir, Pemprov Sulsel dan Kementan Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit

By Syukur 14 Jun 2019, 19:10:05 WIB Metropolitan
Peduli Korban Banjir, Pemprov Sulsel dan Kementan Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian (Mentan) meninjau lahan pertanian korban banjir di Sulsel. (Foto:Humas Pemprov Sulsel)


MAKASSARNRWS.COM, Makassar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan berupa sembako dan bibit untuk para korban banjir dari beberapa kabupaten di Sulsel.

Banjir melanda sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan seperti Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Enrekang, termasuk Bone dan Luwu.

Banyak masyarakat terdampak banjir, demikian juga dengan lahan pertanian. Atas peristiwa ini Pemprov Sulsel dan Kementerian Pertanian bergerak cepat melakukan upaya penanganan dan berkoordinasi dengan Pemda setempat.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel, Fitriani MP atas perintah Gubernur Sulsel melakukan peninjauan langsung di lapangan untuk melihat kondisi tanaman pertanian seperti padi, jagung dan tanaman lainnya.

“Kami memiliki datanya, namun tidak semua lahan yang dilewati banjir tanamannya puso, yang dilewati air itu sekitar 14.000 hektar, namun yang pasti mati (puso) itu 800 hektar,” katanya, Jumat, (14/6).

Atas bencana ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel dijadwalkan akan menyerahkan bantuan di Balai Penelitian Jagung dan Serelia (Balitserial) di Kabupaten Maros, Sabtu (15/06) esok.

“Besok mau diserahkan bantuan, sesuai dengan surat Pak Sekda yang baru saja ditandatangani untuk dikirim ke kabupaten terkena banjir untuk datang menerima bantuan kerja sama Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Kementerian Pertanian,” ucapnya.

Lanjut Fitriani, bantuan sekarang sudah siap, baik itu berupa sembako dan bibit.

“Untuk benih diberikan pada saat ada berita acara. Bahwa betul-betul tidak bisa lagi atau sudah puso, sudah mati. Kita ada benih cadangan dari pusat dan benih cadangan daerah,” jelasnya.

Fitiani menambahkan, bantuan kepada petani dengan mereka yang telah memiliki pernyataan mengalami puso dan hasil identifikasi di lapangan.

“Hasil pemantauan selama dua hari kemarin, airnya saya lihat sudah surut, tetapi ada memang yang masih tergenang, ini kita tunggu data. Sudah mati itu 800 hektar (padi), jagung itu 600 hektar,” ujarnya.

Adapun bantuan tahap awal akan diserahkan oleh Menteri Pertanian.

Editor: Syukur




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden dan Wakil Presiden Favorit Anda?
  Jokowi - Ma'ruf
  Prabowo - Sandi

Komentar Terakhir

  • Didi

    Mantap saya pendukung utama dan saya yakin pasti menang ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video